Archive for the ‘Fresh Album’ Category

Green Day, band punk rock Amerika ini mengumumkan bahwa mereka berencana untuk merilis ulang dua album lawas mereka. Kedua album tersebut adalah 39/Smooth yang rilis pada tahun 1990 dan Kerplunk yang rilis pada tahun 1992.

39/Smooth merupakan album pertama mereka. Album ini rilis pada 13 April 1990 dibawah label Lookout! Records. Album tersebut belum mampu menembus pasar mainstream. Beberapa kritikus mengatakan bahwa album tersebut sebenarnya tidak jelek, hanya saja tidak mempunyai sesuatu yang benar-benar istimewa. (more…)

SBY dimaksud bukanlah Presiden RI. SBY ini adalah singkatan dari Social Black Yelling, sebuah band beranggotakan lima anak muda berusia rata-rata 21 tahun yang mengusung langgam thrash metal.

Mankind Under Condemnation—dalam bahasa Indonesia berarti “manusia di bawah kutukan”—menjadi album perdana Social Black Yelling setelah memperkenalkan diri pada scene musik lokal underground sejak tahun 2007.

“Album Mankind Under Condemnation itu ceritanya tentang tragedi Trisakti hanya saja tidak secara spesifik kita bicarakan. Jadi Mankind Under Condemnation ini menggambarkan bahwa umat manusia tidak sedang baik-baik saja dan sebenarnya dunia ini jahat,” kata gitaris Social Black Yelling, Muhammad Hanifan Bintang atau biasa disapa dengan nama Boni, yang saat ini masih menjadi mahasiswa dari Universitas Trisakti.

Tema ketidakadilan yang mereka angkat dengan tragedi Trisakti sebagai ikonnya itu pun terilustrasikan pada sampul album. Kawasan Grogol yang identik dengan kampus tersebut digambarkan hancur lebur dalam idiom kartun sederhana, lengkap dengan papan petunjuk jalan ke arah Slipi yang roboh menimpa sebuah mobil. Sementara, orang-orang diilustrasikan telah berubah menjadi zombi. (more…)

Album yang rencananya akan menghadirkan sekitar sepuluh track  ini ditargetkan rilis akhir tahun. Bakal seperti apa sih lagu-lagu mereka? Yuk, simak bocorannya!

Lagu yang berjudul Lighthouse berpotensi menjadi singel di album ini. Nuansanya masih mirip dengan lagu-lagu di album ketiga, Elora. Nah, di sini kalian akan mendengarkan suara Rekti (The SIGIT) yang jadi warna tersendiri buat lagunya. Liriknya seputar makna dari sebuah mercusuar yang menjadi penerang dalam kegelapan. (more…)

A Dramatic Turn of Events adalah album terbaru dari band  metal progressive dari America Dream Theater, yang merupakan album kesebelas mereka yang rencananya akan di rilis pada tanggal 13 September 2011 melalui Roadrunner Records. Ini akan menjadi album pertama mereka bersama drummer baru Mike Mangini, menyusul kepergian drummer sekaligus anggota pendiri Mike Portnoy pada akhir tahun 2010 lalu. (more…)

Setelah dua tahun lebih tertidur, band Garasi kini bangun dan melanjutkan mimpi indah mereka. Garasi kembali dengan formasi baru. Rock elektronik masih menjadi dasar musik Garasi. Yang lain adalah kini Garasi tidak lagi band trio. Selain Fedi (gitar) dan Aries (drum), Garasi juga digawangi Wembri (bass) serta Higin (vokal).

Kehadiran Wembri dan Higin pun tak disia-siakan Garasi. Keduanya total terlibat dalam album ketiga mereka. Wembri kebagian menciptakan lagu dan mengisi sequencer sementara Higin pun tak sekadar bernyanyi. (more…)